Untuk mengetahui potensi kepribadian seseorang-kemampuan inteligensi dan emosional-telah lama dimulai dengan ilmu psikologi, yaitu melalui metode psikometri, yaitu dengan alat tes semacam psikotes, personality test, aptitude test, dan sebagainya. Metode pengukuran psikometri dilakukan dengan pengukuran statistic yang juga melibatkan observasi atau pengamatan langsung atas prilaku psikologis seseorang. Pada abad ini, selain dengan alat psikometri, ada sebuah metode pengukuran lain, yaitu metode biometri. Metode ini dilakukan melalui basis struktur fisik atau biologis. Saat ini,yang sering digunakan sebagai data pengukuran biometri adalah bentuk tubuh, wajah, suara, kornea mata, dan sidik jari. Metode pengukuran biometri mencoba menginterpretasikan aspek psikologis seseorang berdasarkan hubungan dengan struktur biologisnya.

Pengukuran metode psikometri akurat untuk mendapatkan informasi factual atas kondisi kepribadian seseorang. Namun, belum tentu dapat menyibak potensi genetis atau factor nature yang mungkin telah bias karena pengaruh lingkungan saat dilakukan pengukuran. Demikian pula sebaiknya. Pengukuran metode biometri akan dapat mengungkap potensi genetis secara lebih akurat, tetapi tidak kedaan factual.

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *